Rabu, 02 November 2011 - 0 komentar

Tugas softskill kedua


CONTOH IKLAN PRODUK
Judulnya Ponari Sweat, perpaduan nama dukun cilik dari Jombang dengan sebuah produk minuman kesehatan.
Bule aja minum ponari sweat.

 
Konon kekuatan Ponari karena terkena petir (berarti mirip Gundala Putra Petir atau Flash Gordon hehe ) dan mendapatkan sebuah batu yang dipercaya bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit. Percaya tidak percaya namun praktek pengobatannya laris manis. Menyedot banyak pengunjung, bahkan sampai menyebabkan beberapa pengantri tewas.


Ponari Sweat versi sachet juga tersedia. hehe

Terkadang orang memang lebih percaya hal2 mistik daripada yang nalar. Mungkin juga karena tarif Ponari lebih terjangkau daripada berobat di dokter, walaupun tingkat kesembuhannya masih simpang siur dan bertentangan dengan agama.
Sebenarnya ada batu yang lebih sakti daripada batu Ponari. Tidak hanya bisa menyembuhkan penyakit tapi juga bisa membeli apapun keinginan pemiliknya. Namanya adalah batubara, kalau dijual harganya bisa milyaran
- 0 komentar

Tugas softskill kedua


                                   Cyberspace and cyberbully


 Apa itu Cyberspace?
 Internet adalah sebagian dari Cyberspace. Tumbuh 10-15% dalam sebulan, dan mungkin sekarang telah meng-interkoneksi puluhan-juta komputer-komputer PC. Beberapa ratusan-juta pelanggan telepon juga sebagian dari Cyberspace. Demikian juga ratusan-juta pemirsa TV beserta pemancar-pemancarnya.


Cyberspace lebih menyerupai suatu sistem-Ekologi (seperti Biosphere misalnya), daripada suatu mesin. Suatu sistem bio-electronic yang sangat serupa dengan suatu Complex-Adaptive-Sistym. Yaitu suatu sistem yang komplek dan lincah sekali dapat menyesuaikan diri secara mandiri, dengan suatu sistem umpan-balik, serupa suatu sistem biologi yang hidup. Itulah sebabnya dinamakan bio-electronic.


Cyberspace adalah suatu ruang yang selalu berada di sekeliling atau di dekat kawat telepon, kabel-koaxial, kabel-fiber-optik dan gelombang-elektromagnetik.
Seluruh ruang Cyberspace ini dihuni oleh pengetahuan, termasuk di dalamnya pengetahuan atau gagasan yang salah atau tidak tepat.

 Ruang ini diinterkoneksi dengan dunia luar melalui pintu. Melalui mana manusia dapat melihat ke dalam, untuk memasukkan pengetahuan baru, mengubah pengetahuan yang ada di dalam, atau mengeluarkan pengetahuan tersebut. Banyak pintu ini hanya dapat dilalui satu arah (pemancar dan penerima TV). Banyaknya juga pintu-pintu dapat dimasuki dari dua arah (telepon atau modem komputer).


Kebanyakan dari pengetahuan yang berada di Cyberspace hanya mempunyai waktu hidup yang sangat singkat. Suara pelanggan telepon merambat melalui kawat atau gelombang-microwave dengan kecepatan cahaya, dan segera lenyap sesudah didengar oleh pelanggan di ujung lainnya.
Tetapi banyak juga manusia membangun gudang-gudang penyimpan atau perpustakaan Cyberspace untuk menyimpan data, informasi, pengetahuan, dalam bentuk digital.


Jadi berbentuk urutan angka-angka nol dan satu, seperti kode-binary dari komputer. Gudang-gudang Cyberspace tersebut berbentuk fisik seperti tape, CD-ROM, dan diskette. Tetapi isinya hanya dapat didayagunakan jika kita dapat melalui pintu beserta kuncinya yang cocok.
Kunci ini dinamakan software. Suatu bentuk pengetahuan elektronika, yang memungkinkan manusia berkeliling dan ber-navigasi di seluruh ruang Cyberspace, dan dapat membuat isi gudang-gudang tersebut dapat dinikmati oleh sensor manusia, dalam bentuk tulisan, gambar-gambar, dan suara.


Manusia-manusia di seluruh dunia mengutak-ngatik di Cyberspace‹mendesain suatu mesin, mengarang cerita baru, mengeditnya kembali, atau mengembangkan ceritalama‹dengan kecepatan yang tambah hari tambah meningkat. Dengan menggunakan komputer yang lebih cepat, alat penyimpanan elektronika yang lebih luas dan lebih murah, software yang lebih mampu, dan dengan segala macam saluran komunikasi seperti satelit, kabel fiber-optik dll.
Jika semua ini terjadi pada ruang dan waktu yang bersamaan, maka akan terjadi suatu ekplosi kombinasi-kombinasi atau sinergi baru, yang implikasinya sekarang, apalagi di waktu yang akan datang, banyak belum dimengerti para pakar Ilmu Pengetahuan.

Explorasi dari Cyberspace memang sangat intersan dan banyak membuka kernungkinan dan kesempatan, tetapi juga merupakan tantangan baru, yang belum pernah manusia hadapi. Cyberspace adalah suatu ruang yang penuh berisi informasi & pengetahuan, dan rupa-rupanya sudah menjadi sasaran eksplorasi seluruh manusia di bumi. Kewajiban kita adalah mencari cara, membuka jalan dan membuat kondisi, sehingga setiap manusia dapat memberdayakan dirinya, untuk eksplorasi Cyberspace dengan cara masing-masing.

 Tantangan yang dihadapi sangat berat, tetapi sebaliknya kesempatan-kesempatan yang mungkin terbuka adalah sangat menarik. Peradaban Gelombang-Ketiga mempunyai implikasi-implikasi yang menonjol dalamarti dan hakekat Kepemilikan,berfungsinya suatu Pasar,sifat dan hakekat suatu kelompok-manusia/masyarakat, dan pengaruh dan arti Hak dan Kemerdekaan seorang individu.

Dengan muncul dan menyebar luasnya Cyberspace, setiap organisasi, lembagalembaga, keluarga, kelompok agama, kelompok masyarakat, perusahaan, pemerintahan dan bangsa-bangsa, dituntut untuk mengubah sistem nilai & perilakunya, melampaui nilainilai & perilaku dari peradaban Gelombang-Kedua, yaitu standarisasi dan sentralisasi. Juga melampaui nilai & perilaku-perilaku yang tercermin dalam obsesi pengumpulan kekayaan materi, dengan energi, uang dan kekuasaan.


Cyberspace akan mengubah ekonorni produksi-massa dari peradaban Gelombang-Kedua. Teknologi-informasi baru akan menekan ongkos membuat keanekaragaman produk ataupun personalia, menjadi sangat rendah. Lembaga-lembaga dan kebudayaan manusia juga akan meninggalkan kebudayaan massa, dan berubah menjadi kebudayaan yang penuh dengan keanekaragaman (demassified). Kecenderungan ke arah keanekaragaman ini memperbesar potensi kemerdekaan/pemberdayaan individu.


Kecenderungan ke arah keanekaragaman ini juga akan mengurangi arti paradima kelembagaan/pengelolaan yang terpusat dan semua organisasi birokrasi. Semua birokrasipemerintahan nasional di seluruh dunia, adalah kekuasaan birokrasi yang terpusat yang terbesar, yang akan mengalami perubahan/pembaharuan yang sangat berarti.

                       KELEBIHAN DAN KEKURANGAN CYBERSPACE
Cyberspace yang selama ini kita kenal dengan sebutan internet. Cyberspace itu sendiri merupakan wadah untuk banyak orang berkomunikasi secara vitual, oleh karena itu komunikasi yang terjadi di cyberspace disebut sebagai komunikasi virtual.
Komunikasi virtual memiliki sejumlah kelebihan dan kekurangan.
Kelebihan dari cyberspace itu sendiri membuat dunia ini menjadi sebuah ruang yang tanpa batas. Dengan menggunakan komunikasi virtual para pelaku komunikasi ini tidak mengenal akan batas geografis dan perbedaan ruang dan waktu karena semua kendala seperti yang terdapat pada komunikasi klasik ini dapat teratasi. Kita dapat bertemu dan berkomunikasi dengan semua orang dipenjuru dunia di dalam cyberspace. 

Keunggulan dari komunikasi virtual dibandingkan alat komunikasi lainnya adalah tingkat kecepatan dan keefisienannnya, ia bisa menyiarkan pesan dan informasi yang dibutuhkan oleh users secara langsung.
Internet juga sangat efektif sebagai alat berkomunikasi dengan banyak orang sekaligus, apabila kita menggunakan telepon selular maksimal kita melakukan teleconference dengan 3 hingga 10 orang.

 Namun di cyberspace kiat bisa berkomunikasi dan ber-teleconference dengan 1000 orang atau bahkan lebih dalam 1 waktu dan 1 ruang yaitu cyberspace. Namun cyberspace juga memiliki sejumlah keterbatasan atau kekurangan diantaranya sifat dari kuminkasi yang terjadi di cyberspavce itu sendiri bersifat luas. Sehingga membuat proximity (kedekatan) antar users terasa kurang. Sangat berbeda dengan pangguna telepon yang pasti sudah saling mengenal satu sama lain.

 Cyberspace juga acap kali digunakan sebagai wadah untuk cybercrime, seperti ancaman, penipuan, bahkan pelecehan seksual dan para pelaku cybercrime lebih susah untuk ditemukan. Karena belum ada cyberlaw yang cukup kuat untuk membasmi cybercrime. Keterbatasan lain dari cyberspace adalah terkadang membiut beberapa orang terjebak dalam dunia maya tersebut, mereka menomor-duakan kehidupan nyatanya. Karena ia merasa dia lebih merasakan kehidupan sepeti apa yang ia inginkan di cyberspace.
                                                
                                           Cyberbully

Cyberbullying adalah setiap pelecehan yang terjadi melalui Internet. Posting forum Vicious, nama panggilan di ruang chatting, posting profil palsu di situs web, dan pesan email atau kejam berarti semua cara cyberbullying.

Contoh Cyberbullying
Seorang siswa dibombardir oleh email mengancam dan mengejek anonim di rumah, meskipun tidak ada pelecehan langsung di sekolah. Korban tidak tahu siapa yang mengirim pesan dan mulai merasa seperti orang yang melawan mereka. Mahasiswa yang sedang cyberbullied.

Sebuah papan buletin sekolah spammed dengan menyebut nama-posting yang menyebarkan desas-desus jahat tentang seorang mahasiswa tertentu. Desas-desus yang tidak benar, tetapi anak-anak di sekolah melihat posting dan percaya mereka. Mahasiswa kemudian dikucilkan oleh rekan-rekan. Siswa ini adalah korban dari cyberbullying.

Sebuah profil palsu buruk yang diposting di sebuah situs jejaring sosial menggunakan nama asli siswa, foto, dan informasi kontak. Mahasiswa yang mulai mendapatkan pesan email aneh dari orang asing yang berpikir profil adalah nyata. Beberapa pesan yang mentah. Beberapa pesan yang berarti. Ini adalah contoh lain dari cyberbullying.

Ini hanya beberapa contoh dari cyberbullying. Jika Anda mengambil bagian dalam hal-hal seperti ini tidak menyenangkan tidak berbahaya. Anda sedang cyberbully suatu. Jika Anda adalah korban dari jenis pengobatan ini anda sedang cyberbullied dan ada hal yang dapat Anda lakukan untuk menghentikan pelecehan tersebut.

Mengapa Orang Cyberbully?
Bullying telah sekitar selamanya tetapi cyberbullying berbeda karena memungkinkan pengganggu tetap anonim. Hal ini lebih mudah untuk menggertak di dunia maya daripada menggertak tatap muka. Dengan cyberbullying pengganggu dapat memilih pada orang dengan risiko jauh lebih kecil tertangkap.

Pelaku intimidasi adalah penghasut alami dan di dunia maya pengganggu bisa mendaftar partisipasi siswa lain yang mungkin tidak mau menggertak di dunia nyata. Anak-anak yang berdiri di sekitar melakukan apa-apa dalam insiden kehidupan nyata intimidasi sering menjadi peserta aktif dalam pelecehan online.

Detasemen yang diberikan oleh dunia maya membuat pengganggu keluar dari orang yang tidak pernah akan menjadi terlibat dalam insiden kehidupan nyata. Internet membuat gertakan lebih nyaman dan karena reaksi korban tetap tak terlihat orang yang biasanya tidak menggertak tidak menganggapnya sebagai serius.

Apa yang Bisa Dilakukan Tentang Cyberbullying?

Ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk memerangi cyberbullying. Yang paling penting korban cyberbullying dapat lakukan adalah tidak merespon si bully.

Jangan bermain ke game pelaku intimidasi. Jangan menjawab email, tidak menanggapi posting, tidak terlibat dalam pertukaran chat room, dan tidak menyalin apa bully adalah melakukan. Abaikan bullying dan mendapatkan bantuan dari orang tua dan guru.

Sementara mengabaikan si pengganggu pastikan untuk menyimpan bukti-bukti sehingga sekolah pejabat, penyedia layanan internet dan bahkan polisi benar dapat berurusan dengan si bully. Cyberbullying dapat memberikan anonimitas pengganggu tetapi selalu meninggalkan bukti.

Bisa Cyberbullying Jadilah Berhenti?

Sekolah mengambil semua jenis bullying serius. Begitu mulai cyberbullying pergi ke pejabat sekolah untuk membantu. Cyberbullying sering perpanjangan atau eskalasi bullying yang sudah terjadi di sekolah. Orang tua juga harus diberitahu apa yang terjadi.

Polisi tidak mungkin untuk menjadi terlibat jika bullying adalah terbatas pada insiden yang terisolasi atau beberapa email atau pesan instan berarti. Namun, jika Anda mendapatkan bahkan satu komunikasi yang mencakup ancaman membahayakan tubuh atau ancaman mati polisi harus waspada. Sadarilah bahwa bunuh diri mendesak dianggap sebagai ancaman kematian dan polisi akan memperlakukannya sesuai.

Ketika Haruskah Menjadi Polisi Terlibat?

Berulang atau pelecehan yang berlebihan melalui email, forum atau ruang chatting adalah pelecehan dan harus melibatkan polisi. Ancaman kekerasan juga harus dilaporkan ke polisi. Cobalah untuk menyimpan semua pesan sebagai bukti. 
Polisi akan tahu apa yang harus dilakukan dari sana.
Anda tidak perlu memasang dengan cyberbullying. Anda bisa mendapatkan bantuan. Cyberbullying meninggalkan jejak yang jelas bukti dan ini dapat bekerja untuk keuntungan dari korban. Cyberbullies hanya pengganggu dengan senjata baru di gudang mereka pelecehan, memperlakukan mereka seperti Anda akan menggertak apapun dan mereka kehilangan kekuatan mereka.

Sumber :google .com....
- 0 komentar

Tugas Softskill kedua



Pendahuluan
Peranan pidato ,ceramah ,penyajian penjelasan lisan keada suatu kelompok massa merupakan suatu hal yang sangat penting, baik pada waktu sekarang maupun pada waktu-waktu yang akan dating. Mereka yang mahir berbicara dengan mudah dapat menguasai massa, dan berhasil memasarkan ga gasan mereka sehingga dapat diterima oleh orang lain. Dalam sejarah umat manusia dapat dicatat betapa keampuhan penyajian lisan ini,yang dapat merubah sejarah umat manusia atau sejarah suatu bangsa.
Penyajian lisan dapat berguna bagi masyarakat bila kemahiran itu dipergunakan untuk kemajuan masyarakat, untuk mengembangkan suatu tingkat kebudayaan yang l ebih tinggi dan lebih luhur. Tetapi sebaliknya,kahlian bicara itu dapat pula menenggelamkan umat manusia beserta nilai-nilai dan hasil-hasil kebudayaannya yang sudah diperolehnya beratus-ratus tahun lamanya.
Tiap pendengar pasti datang dengan suatu motif tertentu. Motif atau sikap pendengar itu sebenarnya meruakan suatu kristalisasi yang telah terjadi dalam dirinya melalui pendidikan,pengalaman, dan pengaruh lingkungannya. Sebab itu sudah seharusnya bahwa disamping keharusan untuk mengetahui factor-faktor umum, pembicara harus mengetahui pula motif-motif yang sudah mengalami kristalisasi dalam hidup mereka itu. Dengan menghubungkan gagasan-gagasan yang terdapat dalam pokok pembicaraannya dengan sikap hidup para pendengar pembicara sudah mengamankan suatu segi yang harus diperhatikan yaitu mencari tahu apa yang menjadi perhatian mereka.Diantaranya :
Sikap Pendengar : 
     Dalam garis besarnya sikap para pendengar akan lahir dalam satu bentuk  menaruh perhatian, atau sama sekali apatis terhadap topiknya, Sebaliknya terhadap pembicara sendiri,para pendengar dapat mengambil sikap bersahabat,bermusuhan, dan sikap angkuh.
 Sikap Apatis : 
    Selalu timbul bila pendengar tidak melihat adanya hubungan antara pokok pembicaraan dan kepentingan atau persoalan hidup mereka.
 Sikap bersahabat,bermusuhan atau angkuh ditentukan oleh sikap mereka terhadap pembicara sendiri,sejauh mana keintiman atau persahabatan mereka dengan pembicara,seberapa tinggi penghargaan mereka terhadap pembicara karena pengetahuan pembicara tentang topic yang dibawakan itu.

Disamping factor-faktor umum sebagai dikemukakan diatas, pembicara harus memperhatikan pula data-data khusus untuk lebih mendekatkan dirinya denga situasi pendengar yang sebenarnya. Data-data khusus tersebut meliputi :
  Pengetahuan pendengar mengenai topic yang dibawakan
         Minat dan keinginan pendengar : ada 4 motif pokok :
  
 Tiap orang cenderung untuk menjaga keselamatan diri sendiri, dan rindukan kesehatan jasmaniah;
 Tiap orang ingin menikmati kemerdekaan dan ingin bebas dari segala macam tekanan;
 Tiap orang rga membela diri dari ancaman manapun, dan sadar akan harga dirinya;
 Tiap orang ingin memperoleh kebahagiaan dan usia yang panjang.
Kemahiran mengungkapkan pikiran secara lisan atau dengan singkat enyajian lisan, bukan saja menghendaki penguasaan bahasa yang baik dan lancar. Tetapi disamping itu menghendaki pula persyaratan-persyaratan lain misalnya : keberanian,tetai disamping itu ketenangan sikap di dean massa, sanggup mengadaka reaksi yang cepat dan tepat, sanggup menampilkan gagasan-gagasannya secra lancar dan teratur, dan memperlihatkan suatu sikap dan gerak-gerik yang tidak kaku dan canggung.
B     
     ISi
Persiapan-persiapan yang diadakan pada waktu menyusun sebuah komposisi untuk disamaikan secara lisan pada umumnya sama dengan persiapan sebuah komposisi tertulis. Perbedaannya terletak dalam 2 hal :
 Dalam penyajian lisan perlu deperhatikan garak-gerik, sikap, hubungan langsung dengan hadirin, sedangkan dalam komposisi tertulis sama sekali tak diperhitungkan.
  Dalam penyajian lisan tidak ada kebebasan bagi pendengar untuk memilih mana yang harus didahulukan mana yang dapat diabaikan, ia hatus mendengar seluruh uraian itu.
(i) Empat Metode Penyajian Oral :
a. Metode Improptu (serta-merta): metode penyajian berdasarkan kebutuhan sesaat. Kesanggupan penyajian lisan menurut cara ini sangat berguna dalam keadaan darurat,tetapi kegunaannya terbatas pada kesematan yang tidak terduga itu saja.
b. Metode Menghafal : Penyajian lisan yang dibawakan dengan metode ini bukan saja direncanakan, tetai ditulis secara lengkap kemudian dihafal kata demi kata. Cara ini juga menyulitkan pembicara untuk menyesuaikan dirinya dengan situasi dan reaksi-reaksi pendengar selagi menyajikan gagasannya.
c. Metode Naskah : Sifatnya masih agak kaku,sebab bila tidak mengadakan latihan yang cukup maka pembicara seolah-olah menimbulkan suatu tirai antara dia dengan pendengar. Kekurangan meted ini dapat diperkecil dengan latihan-latihan yang intensif.
d. Metode Ekstemporan ( tanpa persiapan naskah) : Metode ini sangat dianjurkan karena meruakan jalan tengah. Kadang-kadang disipakan konsep naskah bila pemicara berusaha bersungguh-sunguh untuk menjawa semua pertanyaan.
(ii) Persiapan Penyajian Lisan
Dalam garis besar, persiapan-persiapan yang dilakukan untuk sebuah komposisi lsan sama saja dengan menyiapkan komposisi tertulis.Tetapi dalam hal ini pembicara biasanya menghadapi suatu massa yang sudah diketahuinya terlebih dahulu. Sebab itu ada persoalan-persoalan yang harus mendapat perhatian pembicara untuk disiapkan dengan baik jauh sebelumnya.
Persiapan-persiapan untuk penyajian lisan,data dilihat melalui ketujuh langkah berikut :
- Meneliti Masalah                   :
             1. Menentukan maksud
             2. Menganalisa pendengar dengan situasi
             3. Memilih dan menyempitkan topic
- Menyusun Uraian :      
             4. Mengumpulkan bahan
             5. membuat kerangka uraian
             6. Menguraikan secara mendetail
- Mengadakan Latihan: 
             7.melatih dengan suara nyaring
Perubahan urutan dapat saja dilakukan dalam tiap kelompok, misalnya seorang pembicara yang diminta memberi sebuah ceramah dengan tidak ditentukan topic pembicaraan, akan berusaha pertama-tama menganalisa pendengar dan situasi, baru kemudian menentukan topic dan tujuannya.
(iii) Menentukan Maksud dan Topik
Setiap tulisan selalu menentukan topic tertentu yang ingin disampaikan kepada para hadirin, dan mengharapkan suatu reaksi tertentu dari para pembaca atau pendengar. Reaksi dari para hadirin atas topic dan tujuannya akan lansung dilihat dan dialami pada waktu itu juga.
Sebab itu dalam menentukan maksud sebuah uraian lisan, pembicara haus selalu memikirkan tanggapan apa yang dinginkan dari para pendengar. Topik dan tujuan pertama-tama merupakan persoalan dasar bagi tema uraian dan wujud tema itu sendiri, dan kedua,topic dan tujuan bertalian sangat erat dengan tanggapan yang diharapkan dari para pendengar dengan mengemukakan tema tadi. Sering terjadi bahwa tujuan yang diinginkan pembicara memengaruhi pula pilihan atas suatu topic tertentu.