Sabtu, 27 April 2013 - 1 komentar

Aplikasi Web GIS dan Mobile GIS


Aplikasi Web GIS

         Dalam tulisan ini saya akan sedikit membahas tentang fitur-fitur dan tools yang ada pada aplikasi Web GIS, dibawah ini saya menggunakan contoh Web GIS Departemen Kehutanan dan departemen pertanian di Indonesia.

     1.  Departemen Kehutanan

         Pada Web GIS Departemen kehutanan memiliki banyak sekali fitur-fitur yang berhubungan dengan keadaan hutan di Indonesia, contohnya :

a.       Menampilkan peta menggunakan virtual earth
b.       Menyajikan peta interaktif
c.       Peta dapat di cetak atau di unduh dalam bentuk Pdf atau JPG

Database yang digunakan dalam web ini adalah ArcGIS Server Tile Service.
Tools yang digunakan : ArcGIS, ArcGIS Explorer, ArcGIS JavaScript, Google Earth dan Virtual Earth


Berikut tampilan halaman home web gis departemen kehutanan di bawah ini.

Berikut contoh halaman untuk mencetak peta di bwah ini.






2. Departemen Pertanian
Fitur-fitur yang disajikan dalam Web GIS ini adalah :
a.       Menampilkan peta dalam bentuk 2 dimensi dengan keterangan peta yang sangat lengkap
b.      Dapat memberikan informasi jarak atau luas pertanian
c.       Memberikan menu pilihan untuk mencetak secara on-line

Database yang digunakan dalam web ini adalah ArcGIS Server Tile Service.
Tools yang digunakan : ArcGIS, ArcGIS Explorer, ArcGIS JavaScript, Google Earth dan Virtual Earth

Berikut tampilan halaman home departemen pertanian di bawah ini.


 


Berikut tampilan halaman katalog peta  kementan di bwah ini.



Jumat, 19 April 2013 - 1 komentar

Praktek Kode Etik Dalam Penggunaan Teknologi Informasi



Praktek Kode Etik Dalam Penggunaan Teknologi Informasi
      Perlunya Kode Etik Kode etik yang mengikat semua anggota profesi perlu ditetapkan bersama. Tanpa kode etik, maka setia individu dalam satu komunitas akan memiliki tingkah laku yang berdeda beda yang nilai baik menurut anggapanya dalam berinteraksi dengan masyarakat lainnya.

      Tidak dapat dibayangkan betapa kacaunya apabila setiap orang dibiarkan dengan bebas menentukan mana yang baik mana yang buruk menurut kepentinganya masing masing, atau menipu dan berbohong dianggap perbuatan baik, atau setiap orang diberikan kebebasan untuk berkendaraan di sebelah kiri dan kanan sesuai keinginanya.

      Oleh karena itu nilai etika atau kode etik diperlukan oleh masyarakat, organisasi, bahkan negara agar semua berjalan dengan tertib, lancar dan teratur.

Berikut prinsip-prnsip kode etik dalam penggunaan teknologi informasi.

1. Prinsip integrity, confidentiality dan availability dalam teknologi informasi

      Integritas adalah sebuah konsep konsistensi tindakan, nilai, metode, langkah-langkah, prinsip, harapan, dan hasil. Dalam etika, integritas dianggap sebagai kejujuran dan kebenaran atau akurasi dari tindakan seseorang. Integritas dapat dianggap sebagai kebalikan dari kemunafikan, dalam integritas yang menganggap konsistensi internal sebagai suatu kebajikan, dan menunjukkan bahwa pihak-pihak yang memegang nilai-nilai tampaknya bertentangan harus account untuk perbedaan atau mengubah keyakinan mereka.

Pengujian Integritas

      Integrity juga dapat disebut memiliki kehormatan, bersikap jujur ​​dan dapat dipercaya melakukan hal yang benar. Pengujian subyektif mengukur integritas dalam hubungan dengan konstruksi manusia. Sementara beberapa konstruksi, seperti matematika, dianggap sangat handal, semua konstruksi manusia tunduk pada asumsi manusia sebab dan akibat. Untuk menambahkan pengujian penyebab alam semesta yang lebih besar, kami mempekerjakan metode ilmiah.

Pengujian Integritas Melalui Metode Ilmiah

      Metode ilmiah mengasumsikan bahwa sistem dengan integritas yang sempurna menghasilkan ekstrapolasi tunggal dalam domainnya yang satu dapat menguji terhadap hasil yang diamati. Dimana hasil tes sesuai dengan harapan hipotesis ilmiah, integritas ada antara sebab dan akibat dari hipotesis dengan cara metode dan langkah-langkah. Dimana hasil tes tidak cocok, hubungan kausal yang tepat digambarkan dalam hipotesis tidak ada.

      Mempertahankan sudut pandang netral membutuhkan pengujian ilmiah untuk direproduksi oleh pihak independen. Pengujian ilmiah tidak dapat menghasilkan "kebenaran mutlak" karena tes ilmiah mengasumsikan prinsip, nilai, metode dan tindakan di luar lingkup tes.



Integritas Dalam Etika
           
      Dalam diskusi tentang perilaku dan moralitas, satu pandangan dari properti integritas melihatnya sebagai keutamaan mendasarkan tindakan pada kerangka internal konsisten prinsip. Skenario ini dapat menekankan kedalaman prinsip dan kepatuhan setiap tingkat postulat atau aksioma kepada mereka secara logis bergantung pada satu dapat menggambarkan seseorang memiliki integritas etis untuk sejauh bahwa segala sesuatu yang orang yang melakukan atau percaya:. Tindakan, metode, langkah-langkah dan prinsip - semua ini berasal dari kelompok inti tunggal nilai-nilai.

Subjektif Interpretasi

      Dalam penggunaan masyarakat umum, orang kadang-kadang menggunakan kata "integritas" dalam referensi pada moralitas yang tunggal "mutlak" daripada mengacu pada asumsi dari sistem nilai yang bersangkutan.

      Dalam konteks mutlak, kata "integritas" menyampaikan ada artinya antara orang dengan definisi yang berbeda dari moralitas mutlak, dan menjadi tidak lebih dari pernyataan samar kebenaran politik yang dirasakan atau popularitas, mirip dengan menggunakan istilah-istilah seperti "baik" atau "etis" dalam konteks moralistik.

Integritas Dalam Etika Modern
     
      Dalam sebuah studi formal dari "integritas" istilah dan maknanya dalam etika modern, profesor hukum Stephen L. Carter melihat integritas tidak hanya sebagai penolakan untuk terlibat dalam perilaku yang evades tanggung jawab. Tetapi juga sebagai pemahaman tentang modus yang berbeda atau gaya di mana wacana upaya untuk mengungkap kebenaran tertentu.
    
      Carter menulis integritas yang membutuhkan tiga langkah: ". Membedakan apa yang benar dan apa yang salah, bertindak atas apa yang Anda miliki terlihat, bahkan dengan biaya pribadi, dan mengatakan secara terbuka bahwa Anda bertindak atas pemahaman Anda tentang benar dan yang salah" Dia menganggap integritas sebagai berbeda dari kejujuran.

Hukum

      Integritas adalah landasan penting dari setiap sistem yang didasarkan pada supremasi hukum dan objektivitas. Sistem seperti ini berbeda dari yang mana mengatur otokrasi pribadi. Sistem terakhir ini sering kurang dalam integritas karena mereka meninggikan keinginan subjektif dan kebutuhan kelas individu atau sempit tunggal individu di atas tidak hanya mayoritas, tetapi juga hukum supremasi sistem tersebut juga sering mengandalkan kontrol ketat atas. partisipasi masyarakat dalam pemerintahan dan kebebasan informasi.
     
       Sejauh ini melibatkan perilaku ketidakjujuran, kejahatan, korupsi atau penipuan, mereka tidak memiliki integritas. Sistem facially "terbuka" atau "demokrasi" dapat berperilaku dengan cara yang sama dan dengan demikian kekurangan integritas dalam proses hukum mereka.
- 0 komentar

Contoh-contoh sertifikasi nasional dan internasional



Contoh-contoh sertifikasi nasional dan internasional
      Sebelum membahas mengenai contoh-contoh sertifikasi nasional dan internasional, terlebih dahulu kita mengetahui apa itu yang dimaksud dengan sebuah sertifikasi, serta apa keuntungan dan tujuan dari sertifikasi tersebut.
Pengertian Sertifikasi

      Sertifikasi memiliki pengertian yaitu independen, obyektif, dan tugas yang regular bagi
kepentingan profesional dalam satu atau lebih area di teknologi informasi. Sertifikasi TI
menunjukkan para Professional Teknologi Informasi memiliki pengetahuan dan kompetensi
yang dapat dibuktikan.

      Sertifikasi TI memberikan keunggulan bersaing bagi perusahaan, khususnya dalam pasar global karena kemampuan dan pengetahuan Profesional Teknologi Informasi dan Telekomunikasi telah diuji dan didokumentasikan.

Keuntungan Sertifikasi

      Sertifikasi memiliki keuntungan antara lain membuka lebih banyak kesempatan pekerjaan, meningkatkan kredibilitas seorang profesional TI di mata pemberi kerja, meningkatkan posisi dan reputasi bagi yang sudah bekerja,meningkatkan kompetensi dengan tenaga-tenaga TI dari manca negara.

Tujuan Sertifikasi

      Sertifikasi memiliki tujuan diantaranya membentuk tenaga praktisi TI yang berkualitas tinggi, membentuk standar kerja TI yang tinggi, pengembangan profesional yang berkesinambungan.

Jenis Sertifikasi
Sertifikasi memiliki bebagai jenis antara lain :
1. Sertifikasi akademik yang memberikan gelar Sarjana, Master dan lain-lain.
2. Sertifikasi profesi, yaitu suatu sertifikasi yang diberikan berdasarkan keahlian tertentu
untuk profesi tertentu.

Tiga Model Sertifikasi Profesional
1. Dikembangkan oleh Profesional Society, sebagai contoh British Computer Society (BCS),
Australian Computer Soicety (ACS), South East Asian Regional Computer Confederation
(SEARCC)
2. Dikeluarkan oleh Komunitas suatu profesi, sebagai contoh Linux Profesional, SAGE (System
Administration Guild), CISA(IS Auditing) [http://www.isaca.org/]
3. Dikeluarkan oleh vendor sebagai contoh MCSE (by Microsoft), CCNA (Cisco), CNE (Netware), RHCE (Red Hat). Biasanya skill yang dibutuhkan untuk memperoleh sertifikat ini sangat spesifik dan sangat berorientasi pada suatu produk dari vendor tersebut.

Profesi yang Memerlukan Sertifikasi TI :
1. Profesional ICT (operator, administrator, developer, engineer, specialist)
2. Akademisi ICT (trainer, lecturer, instructor and teacher)
3. Manager dan Supervisor ICT
4. Semua pihak yang terlibat dalam pengembangan TI dan telekomunikasi

(Contoh Sertifikasi nasional dan internasional)

1. Contoh Sertifikasi Nasional :
      Terdapat dua jenis Sertifikat yang diterbitkan oleh LSP Telematika, yaitu Certificate of
Competence dan Certificate of Attainment.

A.  Certificate of Competence
      Sertifikasi ini berdasarkan level kualifikasi dan jenjang jabatan sesuai dengan yang ditetapkan oleh Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Certificate of Competence (Sertifikat Kompetensi) merupakan bukti pengakuan atas kompetensi seseorang setelah melakukan uji kompetensi dari suatu bidang keahlian kerja.

B. Certificate of Attainment
       Sertifkasi ini atas unit kompetensi yang jenjang jabatannya berdasarkan kebutuhan pasar.
Kedua jenis sertifikat tersebut diatas disusun berdasarkan SKKNI.

2. Contoh Sertifikasi Internasional :

A. Sertifikasi untuk Bahasa Pemrograman
      Program Java => sertifikasi dari Sun : Sun Certified Programmer, Sun Certified Developer, dan Sun Certified Architect.

      Program Java Mobile => sertifikasi dari Sun : Sun Certified Web Component Developer
(SCWCD), Sun Certified Business Component Developer (SCBCD), Sun Certified
Developer for Java Web Services (SCDJWS), dan Sun Certified Mobile Application
Developer untuk platform J2ME (SCMAD).
      Program Microsoft.NET => sertifikasi dari Microsoft : Microsoft Certification Application Developer (MCAD) dan Microsoft Certified Solution Developer (MCSD).

B. Sertifikasi untuk Database

Database Microsoft SQL Server => sertifikasi dari Microsoft : Microsoft Certified DBA

Database Oracle => sertifikasi dari Oracle :
1. Oracle Certified DBA, terdapat tiga jenjang, yaitu Oracle Certified DBA
Associate, Oracle Certified DBA Professional, dan Oracle Certified DBA Master
2. Oracle Certified Developer, terdapat tiga jenjang, yaitu Oracle9i PL/SQl
Developer Certified Associate, Oracle9iForms Developer Certified Professional,
dan Oracle9iAS Web Administrator
3.Oracle9i Application Server.
- 0 komentar

Model pengembangan standar profesi



Model pengembangan standar profesi

Jenis-Jenis Profesi di Bidang IT

Berikut jenis-jenis profesi IT di Indonesia antara lain :
  1. IT Support Officer

           Bertugas :   Menerima, memprioritaskan, serta menyelesaikan suatu permintaan bantuan IT. Instalasi, perawatan, dan penyediaan dukungan harian baik untuk hardware & software, peralatan termasuk printer, scanner, hard-drives external, dan lain sebagainya.

                               Mengatur suatu penawaran harga barang dan tanda terima dengan supplier untuk  kebutuhan yang berhubungan dengan IT.

                                Menyediakan data / informasi yang dibutuhkan untuk pembuatan laporan department   regular.

  1. Network Administrator
Bertugas : Mengoperasikan serta perawatan terhadap jaringan LAN maupun WAN,  manajemen sistem serta dukungan terhadap perangkat kerasnya, mengarsipkan data, dan  perawatan komputer.
  1. Network Engineer
Bertugas : Melaksanakan suatu komunikasi dan analisa sistem networking, serta menganalisa dan ikut mengambil bagian dalam pengembangan standardisasi keamanan dan implementasi mengendalikan untuk keamanan LAN dan WAN. Dimana tugas utama yang dilakukannya adalah maintenance LAN dan koneksi internet, maintenance hardware, maintenance database inventory.

  1. IT Programmer

Bertugas :  Mengambil bagian dalam pengembangan dan integrasi perangkat lunak serta mengembangkan secara aktif kemampuan dalam pengembangan perangkat lunak.

                      Menerima permintaan user untuk menangani masalah-masalah yang harus diselesaikan,  baik untuk konsumen internal maupun eksternal, yang dimana bertanggung jawab atas kepuasan pelanggan.

  1. Analyst Programmer
Bertugas : Merancang atau membuat kode program dan menguji program untuk mendukung perencanaan pengembangan aplikasi sistem.
  1. Web Designer
Bertugas :  Mengembangkan rancangan inovatif aplikasi web-based beserta isi dari aplikasi tersebut.
  1. Systems Programmer / Software Engineer
Bertugas : Melakukan pengembangan software , memiliki ketrampilan dalam merancang aplikasi,  serta menyiapkan program menurut spesifikasi, dokumentasi, dan pengujian.
  1. IT Executive
Bertugas : Memelihara kecukupan, standard dan kesiapan sistem / infrastruktur untuk memastikan          pengoperasiannya dapat efektif dan efisien, serta menerapkan prosedur IT dan proses untuk memastikan data terproteksi secara maksimum.
  1. IT Administrator
Bertugas : Menyediakan implementasi dan administrasi yang meliputi LAN, WAN dan koneksi dial-up, firewall, proxy serta pendukung teknisnya.
  1. Database Administrator
Bertugas :  Bertanggung jawab untuk administrasi dan pemeliharaan teknis yang menyangkut perusahaan dalam pembagian sistem database.
  1. Systems Engineer
Bertugas :  Menyediakan rancangan sistem dan konsultasi terhadap pelanggan.
                  
             Memberikan respon terhadap permintaan technical queries serta dukungannya, dan melakukan pelatihan teknis ke pelanggan dan IT administrator.
  1. Helpdesk Analyst
Bertugas: Mengontrol permasalahan troubleshoot melalui email atau telephone dengan cara mengambil alih kendali para pemakai via LAN/WAN koneksi, serta perencanaan, mengkoordinir dan mendukung proses bisnis, sistem dan end-users dalam menyelesaikan masalah yang mereka hadapi.
  1. ERP Consultant
Bertugas : Memberikan nasehat teknis ataupun fungsional pada implementasi solusi ERP, dan harus mempunyai beberapa pengetahuan tertentu dalam rangka memetakan proses.
  1. Account Manager
Bertugas :  Bertanggung jawab terhadap kemajuan penjualan suatu solusi atau produk serta target   pendapatan.
  1. Bussiness Development Manager
Bertugas : Bertanggung jwab mengetahui kebutuhan akan pelanggan, serta mempunyai kemampuan luas yang mampu menyerap dan berkomunikasi jelas tentang bisnis kompleks serta konsep teknologi.
  1. IT Manager
Bertugas : Mengatur kelancaran dari sistem IT, troubleshooting dan juga membantu organisasi dalam menangani permasalahan IT.
  1. Project Manager
Bertugas :  Merencanakan, mengarahkan dan melaksanakan aktivitas manajemen proyek untuk suatu divisi, dan juga memonitor progress terhadap jadwal dan anggaran proyek.

              Mengalokasikan atau membantu mengalokasi sumber daya sesuai dengan hasil proyek yang harus diselesaikan.


Perbandingan profesi-profesi apa saja yang terdapat di negara lain (dilihat dari model pengembangannya antara lain : )

Singapore Computer Society (Profesional Code of Conduct)

      Pada model Singapore ini juga dilakukan pembagian berdasarkan tingkatan senioritas. Misalnya tingkatan pada System development -nya, yaitu:

Programmer

1. Analyst/Programmer
2. Senior Analyst/Programmer
3. Principal Analyst/Programmer
4. System Analyst
5. Senior System Analyst
6. Principal System Analyst
7. Development Manage

       Industri sektor teknologi informasi (TI) Singapura kini sedang menghadapi masa-masa sulit. Bukan disebabkan masalah sepinya pasar atau lainnya, namun justru karena mengalami kekurangan tenaga kerja handal. Penelitian seputar pekerjaan yang dilakukan oleh perusahaan karir Hudson mengungkap perusahaan TI Singapura kini sedang mengalami ‘paceklik’ tenaga kerja handal. Kekurangan tenaga kerja ini berkaitan dengan ketatnya persaingan pencarian bakat dari negara-negara Asia lain. Sebesar 73 persen responden dari kalangan industri TI mengakui perekrutan tenaga kerja yang handal dalam bidang TI saat ini kian sulit.


Selasa, 12 Maret 2013 - 0 komentar

Tutorial mendapatkan informasi mengenai lokasi geografi suatu tempat..


Disini saya menggunakan aplikasi Google Earth yang sangat berguna buat kita-kita semua, misalkan bila kita ditanya oleh seseorang berapa sih jarak dari rumah ke sekolah / kantor. Bisa juga berapa sih jarak tempuh dari rumah ke tempat yang kita tuju.
Tentunya dengan aplikasi Google earth kita dapat mengetahui jarak yang sesungguhnya. Daripada kita menjawab pertanyaan tersebut dengan menebak saja, lebih baik kita mengunakan aplikasi ini.
Misalkan rumah saya berada di daerah pondok cabe, tepatnya komplek lereng indah dan sma saya adalah di SMAN 66 (Jakarta Selatan) kira-kira berapa ya jarak antara rumah saya dengan sekolah ?

1. Buka aplikasi Google earth
Bila belum memiliki aplikasi ini silahkan download di :
http://earth.google.com/download-earth.html


2. Masukkan keyword Indonesia pada Side Bar Search lalu tekan tombol enter


3. Setelah menampilkan peta wilayah Indonesia lalu ketikkan lagi keyword jakarta, karena lokasi rumah dan sekolah saya berada di Jakarta.


 
4.Selanjutnya mari kita mencari rumah saya, caranya ketikkan keyword “Lereng indah,depok”

 
Hasil pencarian menampilkan peta satelit di wilayah Kecamatan pamulang, terlihat seperti gambar diatas ada berbagai macam place mark.
Perbesar foto satelit dengan cara mengklik dua kali di atas lereng indah tadi yang telah kita pilih, hingga kita dapat melihat dengan jelas rumah yang kita inginkan.

5. Tandai rumah saya ini dengan place mark, bentuknya seperti jarum di kumpulan toolbar. Dimana berisi tab baru yang dapat kolom untuk memberi nama yang sudah di tandai tadi, dan juga berisi info letak bujur dan lintang lokasinya.

 6. Berikutnya mencari dimana sekolah saya, mudah saja ketikkan kata kunci SMAN 66 Jakarta / pondok labu karenasekolah saya berada di sekitar tersebut. Lalu tandai lokasi yang telah didapat dengan place mark



7. Inilah langkah yang paling penting yaitu mengukur jarak, caranya pilih ruler dalam jajaran toolbar

   
Pilih pengukuran dalam satuan yang diinginkan dari mulai smoot hingga centimeter, untuk tutorial ini saya menggunakan kilometer. Klik saja lokasi awal pengukuran yaitu SMAN 66 JAKARTA.

8. lalu kembali ke Places Side Bar, pilih rumah saya untuk melihat view rumah saya yang telah diberi place mark, kemudian klik place mark rumah saya. Seperti gambar di bawah kita sudah dapat melihat hasil pengukuran yaitu 5,53 km.


Selamat mencoba teman.

(Salam Gunadarma)