Senin, 21 Februari 2011 - 0 komentar

Organisasi Sarana Pengasahan Softskill yang efektif untuk Mahasiswa


Mengapa mahasiswa harus berorganisasi ?
Penelitian di eropa menunjukkan bahwa 80% kemampuan yang digunakan dalam dunia pekerjaan adalah softskill mahasiswa dan hardskill hanya 20%.
Hard skill adalah kemampuan yang dimiliki oleh manusia yang diperoleh melalui pembelajaran yang di dapat dari buku atau hal-hal lain yang bersifat akademik. Orang yang memiliki hardskill yang baik biasanya memiliki kemampuan intelegensi yang tinggi dan biasanya mempunyai prestasi akademik yang dahsayat…
Lalu apa yang disebut dengan softskill? Kenapa di awal bisa disebut sedemikian penting hingga mempunyai porsi 80% dalam hidup?
Softskill merupakan kemampuan yang berhubungan dengan kemampuan interpersonal (berhubungan dengan orang lain. Termasuk dalam kemampuan ini adalah kemampuan untuk memimpin, bekerjasama secara tim, memahami perasaan orang lain, keberanian berfikir kritis dan menyampaikannya di depan forum untuk didiskusikan, mengorientasikan sesuatu untuk tujuan bersama, kemampuan komunikasi dengan orang lain, publik speaking dan masih banyak contoh lain yang belum disebut.
Nah, sebagai mahasiswa apakah kita bisa meningkatakan kemampuan tersebut hanya dengan belajar dan mendapatkan IPK 4,00 sekalipun? Jawabnya tentu saja tidak!!
Butuh praktek dan penerapan secara kontinyu untuk mengasah softskill seseorang. Softskill bisa dipelajari, tetapi tidak melalui buku-buku pelajaran tapi harus melalui praktek (learning by doing). Di Organisasi inilah merupakan tempat yang sangat baik untuk penyemaian softskill mahasiswa.
Memang dalam berorganisasi, nantinya kita akan menghadapi banyak masalah yang menguras pikiran, tenaga, waktu dan hambatan lain yang tentunya bakal dihadapi..
Tapi justru itulah seni dalam berorganisasi. Saat kita menghadapi masalah yang berat seperti kekurangan dana, partner kerja yang tidak profesional (egois, tidak mau bekerja dan merasa paling benar), kesulitan membagi waktu antara kuliah, organisasi dan hal pribadi lainnya adalah saat kita diberi pembelajaran di dalam orgnisasi.
Kekurangan dana membuat kita memutar otak berfikir bagaimana supaya sponsor mau mengadakan kerjasama, berkenalan dengan orang-orang penting untuk menyerahkan proposal atau kita bisa berjualan atau yang lebih menyenangkan (bagi saya si..) itu kita bisa ngamen bareng-bareng untuk menutup kekurangan dana.
Saat kita menghadapi teman yang berbeda pendapat atau tidak professional atau tidak memilki kemampuan yang mumpuni sesungguhnya kita akan belajar bagaimana menjadi seorang pemimpin yang mampu mempengaruhi pemikiran orang lain supaya bisa sejalan dengan tujuan kita dan tujuan organisasi dan juga dapat meningkatkan kemampuan komunikasi kita untuk mentransfer info pada partner kita.
Saat menemui partner yang kuran memiliki kemampuan juga kita sebenarnya sedang belajar bagaimana membangun kerjasama (team work) untuk saling mengajarkan dan menutup kelemahan orang lain dengan kelebihan kita dan sebaliknya, melatih kemampuan emosional kita dan bagaimana kita memberi perlakuan pada orang tersebut sampai pada akhirnya kita akan belajar untuk mengambil keputusan apakah akan mempertahankan atau mengeluarkan dia yang tidak mau belajar berproses bersama (jika kamu seorang pemimpin).
Saat kita menghadapi kendala pembagian waktu saat sedang berorganisasi sebenarnya kita sedang diberi kesempatan untuk belajar bagaimana melakukan manajemen waktu supaya kita tidak menyia-nyiakan setiap detik yang diberikan Allah pada kita.
Ada kata-kata bijak yang sangat saya sukai, yaitu berilah amanah pada orang sibuk…
saya percaya orang yang sibuk lebih pintar membagi waktunya daripada orang yang tidak pernah disibukan olehsuatu amanah.
Banyak sekali manfat lain yang bisa dipetik saat kita berorganisasi. Belum lagi menfaat bonus seperti dikenal dan mengenal orang banyak (termasuk birokrat kampus) bahkan ada yang bisa mendapatkan pasangan hidup hingga menikah.
Semoga sedikit artikel ini bisa membuat kita bisa lebih tertarik untuk berorganisasi bukan hanya untuk bersenang-sengang, atau mecari hal laiinya tapi untuk pembelajaran softskill yang sangat penting dan tidak bisa didapatkan di bangku kuliah saja.
MARI BERORGANISASI!!!
SEMANGAT!!!!
YES WE CAN!!!

0 komentar:

Poskan Komentar